PENTING: SEMUA ISI KONTEN DALAM WEBSITE INI MERUPAKAN HAK KENT TATTOO STUDIO SEBAGAIMANA MESTINYA. KONTAK TELEPON 082216630321 MERUPAKAN NOMOR PRIBADI KENT       
BIOGRAFI

KARIR:

Kent mulai tetarik pada dunia gambar sejak usia Sekolah Menengah, setelah menyelesaikan Sekolah Menengah Umum, Kent mulai belajar tentang seni Tattoo. Pada saat itu Kent hanya ingin mencoba apakah motivasinya dapat diterima di komunitas anak jalanan. Selain Tattoo, Kent juga belajar tentang Airbrush. Kent juga mendirikan perusahaan advertising dan bekerja disalah satu perusahaan surat kabar (Pikiran Rakyat) di Bandung, sebagai desain grafis dan fotografi.

Untuk meningkatkan kemampuannya, Kent meneruskan pendidikannya di Sekolah Seni dan Desain (STISI), dan menyelesaikannya pada tahun 1996, dengan hasil yang memuaskan. Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kent meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya tentang Tattoo, airbrush, desain grafis dan Digital Computer sambil bekerja pada perusahaan surat kabar (PR).

Pada tahun 1998, Kent mengundurkan diri dari pekerjaannya pada perusahaan surat kabar, dan saat itu juga Kent berniat untuk memulai hidupnya dan memfokuskan dirinya didunia Tattoo, dengan satu niat “ Untuk menjauhkan dunia Tattoo dari narkoba dan alkohol”.

Kent hanya ingin Tattoo dihargai dari sudut seni, tanpa melihat sisi negatif dari Tattoo itu sendiri. Kent mulai menekuni dunia tattoo pada saat pertama kali membuka studio pribadinya, lalu ia memulai untuk bekerja-sama dengan temannya yang memiliki visi dan misi yang sama.

KEHIDUPAN PRIBADI:

Sama seperti anak-anak yang memasuki usia remaja lainnya. Menginjak usia awal 20an, Kent remaja memasuki masa yang berapi-api. Pencarian identitas, pengakuan dari suatu kelompok, adalah dua hal yang begitu melekat pada diri Kent remaja. Pada saat itu, minum-minuman keras dan berantem bisa dikatakan sebagai syarat agar seseorang bisa mendapatkan pengakuan dari orang lain. Namun sayang, Kent remaja tidak memiliki dua ‘keahlian’ itu. Di awal masa remajanya, Kent bukanlah sosok yang jago dalam hal berantem dan mabuk-mabukan. Sadar lemah dalam dua hal itu, Kent terus mencari cara agar pengakuan bisa diperolehnya tanpa harus melewati dua hal itu. Keahliannya dalam membuat airbrush, Tattoo, dimanfaatkannya dengan baik untuk bisa merengkuh pengakuan Sebagai anak muda.

Sebagai pemuda yang sedang mencari identitas, perlahan namun pasti, Kent mulai menyentuh obat-obat terlarang. Uang yang diperolehnya sebagai imbalan dari jasanya menato, membuat dia bebas untuk bersentuhan dengan barang-barang haram itu. “Pengakuan pada diri saya semakin komplit. Saya menato dan saya pun bisa membayar teman-teman untuk mabuk, dan bersentuhan dengan Narkoba. Uang yang saya dapat, saya gunakan untuk itu. Lewat Tattoo "Kent berubah menjadi orang yang diperhitungkan, kenang Kent pada usia mudanya.

Hal-hal negatif yang sering dialamatkan kepada anak muda nakal, hampir semuanya melekat pada diri Kent. Bahkan, sebagai dampak dari kebiasannya dengan pergaulan bebas, kent harus dirujuk ke RS, menjalani perawatan intensif. Over Dosis (OD), membawa tubuh Kent terkapar di RS. Tidak tanggung, Kent meringkuk, menjalani perawatan di RS sebanyak empat kali. Jiwa muda Kent dengan kebiasaan negatifnya, sedikit pun tidak surut oleh banyaknya bilangan dia harus menjalani perawatan di RS. Jumlah sebanyak empat kali, tidak cukup bagi Kent untuk meninggalkan kebiasaannya itu. Dia masih terus akrab dengan aktifitasnya, bergelimang harta dan hiburan yang beberapa kali mengancam nyawanya. Akibat lalai dengan kondisi kesehatannya yang semakin rapuh, pada 1997 akhirnya Kent harus kembali berbaring di RS. Berbaring dengan pemicu yang sama, Over Dosis. Bahkan, untuk yang kelima kalinya ini, Kent tidak sadarkan diri selama dua minggu. Kent habis, Kent telah mati suri. “Itu adalah OD saya yang terakhir. Saya sudah mati. Tapi Tuhan memberi kesempatan kepada Kent,” kenang dia.